Rabu, 17 Desember 2014

Workshop Penyusunan Bahan Ajar Berbasis ICT - MGMP PPKN SMP Kabupaten Badung, Provinsi Bali

Pendidikan bermutu adalah pendidikan yang mampu menghasilkan sumber daya manusia bermutu yang menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi dan menerapkannya dalam kehidupan bermasyarakat secara bermartabat dan mampu bersaing secara global. Penyelenggaraan pendidikan yang bermutu merupakan tuntutan yang mendesak untuk mewujudkan kebijakan pemerintah dalam bentuk Standar Nasional Pendidikan ( SNP ) yang dituangkan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005.
Berkenaan dengan hal tersebut diatas dan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam peningkatan proses pembelajaran maka MGMP PPKN SMP Kabupaten Badung Mengadakan  “Workshop Penyusunan Bahan Ajar Berbasis ICT Sebagai Upaya Peningkatan Professional Guru PPKN Se – Kabupaten Badung” yang diselenggrakan dari tanggal 22 Nopember 2014 sampai tanggal 10 Desember 2014 bertempat di SMPN 2 Abiansemal Kabupaten Badung, Provinsi Bali yang dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Badung  Drs. I Ketut Widia Astika, MM. Dalam sambutanya, beliau menghimbau ke pada para peserta workshop dapat mengikuti kegiatan ini dengan baik, serius, dan dengan sepenuh hati di setiap sesinya sampai selesai. Diharapkan hasil akhir dari kegiatan ini seluruh peserta dapat menguasai teknik dasar pembuatan bahan ajar berbasis ICT ini agar nanti dapat di kembangakan dengan baik sesuai dengan kebutuhan setiap guru, hal ini tentunya akan membuat guru tersebut semakin profesional dalam tugasnya sebagai pendidik.
Dalam pelatihan ini setiap guru harus bisa membuat satu bahan ajar sesuai dengan kompetensi dasar yang telah ditentukan sesuai dengan silabus. Kegiatan ini membawakan hasil yang memuaskan, semua peserta berhasil dan bisa menggunakan template powerpoint, Membuat slide materi yang berfariasi menggunakan animasi-animasi yang menarik seperti tampila gambar, suara, video yang mendukung sesuai dengan bahan ajar dan pembuatan kuis yang di publis ke web. Hal ini tentunya menjadi dasar dan tidak hanya berakhir sampai di sini, setiap guru wajib mengembangkannya lebih lanjut dan setiap guru juga harus bisa menggunakan bahan ajar berbasis ICT seperti ini dalam menyampaikan materi ajar.
Fungsi media sesungguhnya menjelaskan sesuatu yang abstrak menjadi nyata di hadapan para siswa. Jadi guru benar-benar bisa memanfaatkan media pembelajaran dengan baik. Semoga ini bisa menjadi masukan yang bernilai dalam meningkatkan mutu guru kedepanya dan memberikan hasil yang baik disetiap pembelajaran yang diberikan. 
Sambutan Kadisdikpora Kabupaten Badung - Drs. I Ketut Widia Astika, MM.






Jumat, 11 Februari 2011

Pelatihan Pengintegrasian Pendidikan Karakter Dalam Penyusunan Silabus Dan RPP Pada Masing-Masing Mata Pelajaran Bagi Pengurus MGMP SMP Kabupaten Badung

Kepala DISDIKPORA Kabupaten Badung Drs. Ketut Widya Astika, M.M.  Memberikan Sambutan Pada Acara Pembukaan Pelatihan

Demi tercapainya pendidikan karakter yang berhasil di sekolah, tidaklah logis jika tuntutan  itu hanya dialamatkan pada peserta didik. Tanggung jawab yang seharusnya lebih besar lagi justru terletak di pundak kita, para guru, karena bagaimana pun setiap peserta didik atau siswa yang kita bina akan melihat contoh nyata pelaksanaan karakter yang kita ajarkan tidak lain dari perilaku maupun perkataan kita sehari-hari. Oleh sebab itu, guru harus menjadi teladan atau pelaku pertama dari karakter yang diajarkan kepada setiap anak didiknya.

Guru PKn SMP di Kabupaten Badung